- 0 comments

Masihkah Kau Baca..???

Diberikannya kamu sebuah tuntunan yg terbalut asa
Yang tidak untuk di taruh di sangkar emas saja
Sudah lamaaaaaa sekali kau tidak menyentuhnya
Padahal itu adalah peta kehidupan manusia
Masihkah kau memikirkan bagai mana langit-langit di pancangkan
Roh-roh bergentayangan mencari raganya yang lama sudah hilang
Dunia yang dulu kau banggakan,kini sudah tak bertuan
Hancur di telan masa dan waktu yang menghinakan
Hanngus di bakar oleh peradaban yang menggilakan
Masihkah kau memikirkan bagai mana langit-langit di pancangkan
Di bawahnya langit yang mendung...
Ada sang pencinta kehilangan cintanya
Ada seoarang anak kehilangan ayahnya
Ada seorang ibu kehilangan anaknya
Ada seoarang nelayan kehilangan hak melautnya
Ada seorang aparat yang hilang gaji dan pangkatnya
Ada penjahat yang sdg melakukan kejahatannya
Ada seorang pengemis yg tak di beri makan
Ada sepasang suami isteri yang saling menselingkuhi pasangannya
Ada seoarang dara yang menyerahkan keperawanannya
Ada seorang perjaka yang menghilangkan keperjakaannya
Ada seoarang karyawan yg tdk di gaji berbulan-bulan oleh majikan
Ada seoarang TKW yg di siksa oleh majikannya
Ada pemuka agama kalau bicara seperti tidak mengikuti tuntunan
Masihkah kau memikirkan bagai mana langit-langit di pancangkan......
Di bawah langit yang cerah dan membiru....
Ada seorang pencinta mendapatkan cintanya..
Ada seorang anak yang lulus sekolah dan mendapatkan perkerjaannya..
Ada penjahat yang sudah di terima tobatnya
Ada anak kecil yang berlari-lari bermain layang-layang
Ada rakyat kecil yang mendapatkan keadilannya
Ada supir angkot yang mendapatkan setorannya
Ada pedagang yang lariss dagangannya,...
Ada pasangan pengantin baru yang sudah selesai hajatannya
Ada karyawan yg mendapatkan gajiannya..
Ada kekasih yang lama yg berjumpa lagi sekian lama
Masihkah kau memikirkan bagai mana langit-langit di pancangkan..
Ternyata semua udah ada catatannya..
Seperti bunga yang baru merekah siap untuk layu
Seperti terbitnya mentari siap untuk terbenam
Seperti siang pasti ada malamnya
Seperti hidup,pasti ada matinya
Itulah sunatullah ....
lalu kenapa otak dan akal pikiran kita masih bingung aja soal kehidupan
Lalu kenapa kita masih membiarkan tuntunan yang memang pantas menjadi tuntunan kita biarkan tergeletak dalam sebuah sangkar emas dan tidak kita bacanya..
Masihkah kau yakin ,kalau kehidupan itu ada catatannya?
Mari kita baca ,mari kita lihat,mari kita cerna,mari kita hayati,mari kita amalkannya.
Semoga kita masih berada Pada Jalan-Nya..mengikuti peta langkah-Nya..

0 comments:

Post a Comment

Terimakasih untuk tidak memberikan Komentar yang bersifat SARA & Profokatif dan kami tidak bertanggung jawab atas komentar pengunjung